KOLOM

Melacak Prestasi Mario Dandy, Layak Jadi Duta Anti Korupsi, Penasehat Kapolri hingga Gantikan Ketua KPK

0Shares

Beberapa waktu terakhir bangsa Indonesia tengah dihebohkan dengan skandal 349 triliun, sebagai rentetan efek prestasi seorang anak muda bernama Mario Dandy dan atas dukungan wanita hebat, kekasihnya berinisial AGH. Ulah Mario, bahkan melampaui capaian penegak hukum, Kapolri hinga Ketua KPK.

Mario Dandy dan AGH sebenarnya merupakan anak muda berprestasi yang seharusnya mendapat sebuah apresiasi berupa uang hadiah sebesar 200 juta sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018, atau setidaknya diangkat menjadi duta anti korupsi.

Awalnya kasus ini bermula dari perseteruan cinta segitiga antara Mario, David dan AGH hingga berakhir pada pemukulan brutal dan penganiayaan keji yang dilakukan oleh sang Mario kepada David, kemudian diakhiri dengan selebrasi gol ala Cristiano Ronaldo (CR7) sambil meneriakan “siiiiiuu!!!”

Mario sendiri merupakan anak pejabat kaya raya yang hobi pamer harta orang tuanya, dengan arogansinya beliau merasa dapat membeli hukum di negeri mafia tercinta ini, beliau sudah merasa di atas awan sehingga berani berucap “gak takut gue anak orang mati.”

Rupanya aksi keji kekerasan yang dilakukan oleh Mario menjadi sorotan bagi netizen sehingga terdorong untuk menggali dan mengendus informasi sang Mario. Akun medsos tiktok dan lainnya, yang ternyata cukup mencengangkan beliau (Mario) ternyata memiliki hobi flexing dan memamerkan kendaraan mewah seperti Rubicon dan motor gede (moge) yang didapat dari harta yang tidak wajar, yang dimana ayahnya Rafael Trisambodo hanya pejabat eselon III, namun telah memiliki kekayaan hingga 500 miliar rupiah.

Dibalik sifat buruk Mario yang hobi flexing dan pamer kekayaan harta orang tua, melakukan penganiayaan berat kepada David karena dibutakan cinta pada AGH, bahkan hanya mendapat capaian IPK 1,03, ternyata sosok Mario memiliki peran penting dalam mengungkap kebiasaan buruk para pejabat pajak, salah satunya ayahnya sendiri yang bahkan memiliki kekayaan fantastis hingga 500 miliar. Berkat Mario, Menkopolhukam Mahfud MD juga dapat mengendus adanya transaksi yang tidak wajar yang dilakukan oleh pejabat Kemenkeu hingga mencapai 349 triliun, WOW!!

Jika di negara luar seperti Amerika membutuhkan CIA dan FBI untuk mengungkap kasus mega korupsi, maka kita sepatutnya bersyukur karena cukup hanya dengan dua sejoli muda-mudi yang dimabuk cinta ternyata bisa mengungkap kasus mega korupsi yang bahkan bernilai miliaran dan ratusan triliun rupiah!

Nampaknya kalimat Soekarno yang populer, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”, akan mulai tergantikan, karena cukup dua pemuda yang dimabuk cinta saja sudah bisa mengguncang dunia, bahkan akhirat!! Rupanya cinta Mario terhadap AGH berbuah manis terhadap penegakan hukum tindak pidana korupsi, karena Mario rakyat jadi tau hobi bebarapa anak pejabat yang notabene suka pamer harta hasil korupsi.

Oleh karenanya pasangan Mario dan AGH harus disematkan gelar duta anti korupsi karena capaiannya yang telah berhasil mengungkap kasus korupsi terbesar di negara ini. Bahkan prestasi Mario tersebut tidak bisa dilampaui oleh para penyidik, kejaksaan dan bahkan KPK sekalipun yang masih belum mampu setara dengan prestasi Mario Dandy.

Bakat sebagai seorang pejuang anti korupsi rupanya telah mengalir dalam diri seorang Mario Dandy, hal ini dapat kita lihat dari keseharian beliau selalu memamerkan Rubicon dan motor gede yang sebenarnya tujuan utamanya bukanlah untuk riya’ atau pamer belaka, melainkan merupakan sebuah ikhtiar besar seorang Mario Dandy sebagai “bukti petunjuk” untuk mengungkap harta pejabat pelaku Korupsi yang ternyata adalah ayahnya sendiri yaitu Rafael Alun Trisambodo.

Sewalaupun kita tidak dapat mengabaikan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario kepada David, namun Indonesia harusnya bangga! Karena Mario berperan penting sebagai Justice Collaborator yang telah membongkar kasus besar hingga telah merugikan ratusan triliun, sepatutnya ayahnyapun turut bangga dan mendukung prestasi anaknya yang sangat “di luar nalar” tersebut.

Mario Dandy sepertinya harus dipertimbangkan untuk mengisi posisi sebagai aparat penegak hukum atau setidak-tidaknya menjadi penasehat Kapolri. Hal tersebut dapat dipertimbangkan dari video aksi pemukulan Mario terhadap David yang sudah memperlihatkan wajah aparat yang terbiasa memukul rakyat.

Selain itu Mario Dandy sebaiknya diperhitungkan untuk menjadi salah satu kandidat yang harus dipertimbangkan sebagai ketua KPK yang baru, karena yang sekarang masih belum mampu membongkar skandal mega korupsi yang bahkan merugikan negara ratusan triliun, masih sibuk berkutat pada OTT dan bahkan terendus bermasalah membongkar dokumen penyelidikan kasus. Jika terbukti, bahkan seharusnya pantas jadi tersangka.

KPK seharusnya memberikan prestasi kepada Mario, bukannya malah memberikan prestasi pada istri Ketua KPK yang hanya membuat lagu Mars KPK yang malah terdengar seperti Mars Perindo.

Sebagai penutup marilah kita kita merayakan bersama pengungkapan kasus skandal mega korupsi tersebut dengan bersama-sama melakukan selebrasi gol CR7 dan berteriak “siiiiiuu!!!”

Penulis: Anang Isal

Editor: Taufan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Us

Follow us on Facebook Subscribe us on Youtube Contact us on WhatsApp