ULASAN

Lombok Barat: Tahun 2023 Penduduk Miskin Bertambah, Kondisi Jalan Rusak Berat Meningkat

0Shares

Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten yang keadaan geografisnya menguntungkan. Pemandangan alamnya yang indah, tanah yang subur, serta cadangan air yang melimpah menjadi potensi yang dimanfaatkan dengan baik oleh Kabupaten ini. Data yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa aspek mengalami perbaikan dan peningkatan, di sisi lain terdapat kondisi penduduk miskin di Lombok Barat bertambah, dan kondisi jalan rusak berat meningkat.

Dengan luas wilayah sebesar 922,91 Km2• Sebelah Utaranya berbatasan dengan Kabupaten Lombok Utara, sedangkan sebelah Selatannya berbatasan dengan Samudra Indonesia.

Kondisi Umum Lombok Barat

Secara stronomis, Lombok Barat berada di 115° 49,12′ 04″ – 116 20’15,62″ Bujur Timur dan 8° 24′ 33,82″ – 8° 55′ 19″ Lintang Selatan. Berdasarkan posisi geografisnya, Lombok Barat memiliki batas­ batas: Utara – Kabupaten Lombok Utara; Selatan – Samudera Hindia; Barat – Selat Lombok dan Kota Mataram; Timur – Kabupaten Lombok Tengah.

Lombok Barat terdiri dari 122 desa/kelurahan yang berada di 10 kecamatan, yaitu: Pertama, Kecamatan Sekotong meliputi desa: Pelangan, Sekotong Barat, Buwun Mas, Sekotong Tengah, Kedaro, Batu Putih, Cendi Manik, Gili Gede lndah, Taman Baru. Kedua, Kecamatan Lembar mencakup desa: Mareje, Sekotong Timur, Lembar, Jembatan Kembar, Labuan Tereng, Mareje Timur, Lembar Selatan, Jembatan Gantung, Jembatan Kembar Timur, Eyat Mayang. Ketiga, Kecamatan Gerung meliputi desa: Banyu Urip, Dasan Geres, Babussalam, Dasan Tapen, Beleke, Kebunayu, Gapuk, Suka Makmur, Tempos, Gerung Selatan, Gerung Utara, Mesanggok, Giri Tembesi, Taman Ayu. Keempat, Kecamatan Labuapi terdiri dari desa: Kuranji, Perampuan, Karang Bongkot, Terong Tawah, Bajur, Telaga Waru, Bagik Polak, Bengkel, Merembu, Labu Api, Kuranji Dalang, Bagik Polak Barat.

Kelima, Kediri: Jagaraga lndah, Montong Are, Kediri, Gelogor, Rumak, Banyumulek, Ombe Baru, Dasan Baru, Kediri Selatan, Lelede. Keenam, Kecmatan Kuripan meliputi desa: Kuripan Selatan, Kuripan, Kuripan Utara, Jagaraga, Giri Sasak, Kuripan Timur. Ketujuh, Kecamatan Narmada mencakup desa: Sembung, Badrain, Batu Kuta, Tanak Beak, Peresak, Keru, Sedau, Lebah Sempage, Sesaot, Suranadi, Selat, Nyur Lembang, Lembuak, Dasan Tereng, Krama Jaya, Gerimax lndah, Narmada, Galang, Pakuan, Buwun Sejati, Mekar Sari. Kedelapatn, Kecamatan Lingsar meliputi desa: Peteluan lndah, Lingsar, Batu Kumbung, Batu Mekar, Karang Bayan, Langko, Sigerongan, Duman, Dasan Geria, Gegerung, Giri Madia, Gegelang, Gontoran, Saribaye, Bug-Bug. Kesembilan, Kecamatan Gunungsari terdiri dari desa: Jati Sela, Sesela, Midang, Kekeri, Penimbung, Mambalan, Dopang, Taman Sari, Gunung Sari, Kekait, Mekar Sari, Guntur Macan, Gelangsar, Ranjok, BukitTinggi, Jeringo. Kesepuluh, Kecamtan Batu Layar meliputi desa: Sandik, Meninting, Batu Layar, Lembah Sari, Senteluk, Senggigi, Batu Layar Barat, Bengkaung, Pusuk Lestari.

Jumlah penduduk Lombok Barat tahun 2023 yaitu sebesar 753,65 ribu, hasil proyeksi 2024 yaitu tercatat sebesar 765,05 ribu.

Dari data BPS, jumlah penduduk miskin di Lombok Barat mengalami kenaikan tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu 99,00 ribu tahun 2022 dan tahun 2023 sebesar 102,71. Dibanding tahun sebelumnya, pada 2019 yaitu 105,04 ribu, tahun 2020 sebesar 100,25 dan tahun 2021 sebesar 105,24.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) seluruh kabupaten mengalami kenaikan, Lombok Barat dari angka 71,41 tahun 2022 menjadi 72,18 tahun 2023. IPM tersebut, menempatkan Lombok Barat pada posisi keempat dari 10 Kabupaten/kota di NTB. IPM tertinggi masih dipegang oleh Kota Mataram (81,15), sementara paling rendah yaitu Lombok Utara (68,02), walau demikian Lombok Utara mengalami pertumbuhan IPM paling tinggi dari seluruh Kabupaten/Kota.

Kondisi Jalan Lombok Barat

Persentase panjang jalan menurut permukaan, di Lombok Barat yaitu sebesar 93% aspal/paved, 4 % kerikil, 3% lainnya. Dari persentase tersebut, rincian pada tahun 2023 aspal sebesar 533,59 km, Kerikil 22,30 km, tanah 1,90 km, lainnya 13,78 km. Kenaikan signifikan yaitu permukaan lainnya dibanding tahun sebelumnya.

Menurut kewenangannya, panjang jalan kebupaten yaitu 571,58 pada tahun 2023. Angka tersebut tercatat sama dengan tahun 2021 dan 2022.

Terkait dengan kondisi jalan, kondisi baik terus mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2021 hingga 2023, berturut pada angka: 263,48 km, 289,79 km, dan 307,13. Kondisi sedang mengalami penurunan yaitu: 134,09 km, 120,59 km, dan 117,75 km.

Jalan kondisi rusak juga mengalami penurunan yaitu berturut tahun 2021-2023: 152,12 km, 130,26 km, dan 113,53 km. Sebaliknya, jalan kondisi ruisak berat mengalami kenaikan yaitu berturut tahun 2021-2023: 21,89 km, 30,94 km dan 33,18 km.

Sumber: Badan Pusat Statistik, Kabupaten Lombok Barat dalam Angka 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Us

Follow us on Facebook Subscribe us on Youtube Contact us on WhatsApp