Kegiatan

Hari Anak Nasional 2022, Pekan Anak LPW NTB dan KPAD Desa Rite adakan lomba

0Shares

LPW NTB – Hari anak nasional, 23 Juli 2022, LPW NTB bersama dan KPAD, menyelenggarakan agenda lomba untuk anak di desa lapangan oi ncinggi, Desa Rite, Kec. Ambalawi, Bima, pada Minggu (24/07/2022).

Hadir dalam agenda tersebut yaitu perwakilan LPW Bima Raya, Adi Bahrudin, S.E, relawan LPW NTB, Sofiani, S.Hub.int, Ketua KPAD dan anggotanya Ilham, S.Pd dan Ade Irawan, serta Ardhy S, perwakilan Alamtara Institute dan mahasiswa KKN Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima (IAIM Bima).

Cakupan acara lomba itu yaitu diisi dengan materi penulisan, permainan edukasi dan kreatif, kemudian tiga jenis lomba membaca ayat pendek, bercerita/ berdongeng dan menulis aktifitas.

Pembacaan ayat pendek khusus untuk anak PAUD sampai anak kelas 3 SD, anak kelas 4 sampai kelas 5 SD mengikuti lomba Bercerita, dan anak kelas 6 SD mengikuti lomba menulis aktivitas. Jumlah pesertanya lomba yaitu laki laki 15 orang dan perempuan 25 orang

Kegiatan lomba, merupakan upaya memperkuat gerakan pembangunan desa berkelanjutan, dengan advokasi peran komunitas, pemdes, sekolah dan masyarakat.

Pada Hari Anak Nasional 23 Juli 2022, menjadi momen LPW NTB terus mengadvokasi aspek penguatan SDM dalam perlindungan anak melalui kegiatan literasi hukum, workshop perlindungan anak dan kegiatan lomba untuk anak, yang diadakan pada tanggal 23-24 Juli 2022.

Pada tahun 2022 ini, LPW NTB menggandeng Komunitas Peduli Anak Desa Rite Kec. Ambalawi, Kab. Bima (KPAD) dan SMP Muhammadiyah Rite Ambalawi, dengan dukungan berbagai kelembagaan lain.

Dukungan kelembagaan lainnya, yaitu Pemerintah Desa Rite, Relawan Sahabat Anak (RSA) Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI NTB), Alamtara Institut, SMP Muhammadiyah Ambalawi Bima, Taman Literasi, Pusat Bantuan Hukum Mangandar (PBHM), PT. Gemilang NTB Emas, dan media partner Kicknews.today.

KPAD merupakan lembaga yang dibentuk oleh LPW NTB pada tingkat desa tahun 2019, baru memulai kegiatan pada tahun 2020, dimaksudkan untuk memperkuat advokasi dan perlindungan anak tingkat desa, KPAD diharapkan sebagai pilot project untuk mengembangkan perlindungan anak dan dapat didukung oleh stakeholder. Keterlibatan dan penguatan KPAD merupakan wujud gagasan integrasi pembangunan, memperkuat pilar penghubung tingkat desa, guna memastikan pemenuhan hak anak, mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Dukungan, kerjasama, dan kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan itu. Bersama, kita kuat. Bergerak untuk perlindungan anak, mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Ketua KPAD, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi di sampaikan kepada LPW NTB yang terus bersinergi dalam menjalankan kegiatan ditingkat desa dengan mengambil momentum-momentum nasional, seperti halnya kegiatan pada saat ini dalam rangka Hari anak Nasional.

“Kami seluruh pengurus KPAD mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah untuk ikut terlibat dalam kegiatan seperti ini. Karena kegiatan seperti merupakan wadah yang dinantikan oleh para generasi untuk mengasah serta menambah pengetahuan nya di luar sekolah”, ujarnya.

Ia pun berharap semoga kegiatan ini tidak hanya di lakukan satu kali dalam setahun, kami punya harapan besar kepada LPW NTB untuk terus mensupport kegiatan lain mulai dari tingkat desa sampai di tingkat kecamatan.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua sponsor yang sudah ikut membantu pelaksanaan kegiatan ini,”, tutupnya.

Perwakilan LPW Bima Raya, Adi Bahrudin, memberikan apresiasi kepada KPAD Desa Rite Kec.Ambalawi yang mengadakan kegiatan.

“Ini merupakan tahun kedua bagi KPAD melaksanakan kegiatan yang sama. Alhamdulillah tahun ini kami lihat antusias anak anak dalam mengikuti kegiatan cukup tinggi. Hal ini tidak terlepas dari dorongan orang tua yang ikut mengantarkan anak anak nya untuk mengikuti kegiatan ini”, bebernya.

Besar harapan LPW Bima Raya dengan adanya kegiatan tersebut kesadaran dari orang tua untuk terus mendorong minat belajar pada anak anak agar terus di kembangkan. Ia menuturkan kegiatan seperti mampu merubah pola hidup anak dengan kerasnya perubahan jaman, anak anak pada umumnya fokus dengan hp android sangat leluasa dalam mengakses fitur fitur yang saatnya di akses.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, pemerintah serta lembaga agar terus mendukung kegiatan seperti ini, bukan hanya di dusun,desa tapi sampai di tingkat kecamatan bahkan kabupaten. Kami dari LPW NTB siap mendukung kegiatan kegiatan seperti pengalian potensi anak, penyuluhan hukum dan lainnya,” pungkasnya.

Ardian, yang dalam kesempatan itu mewakili Alamtara sebagai pemandu dan bagian dari dewan juri sangat terkesima dengan potensi potensi lokal desa.

“Potensi itu sangat nampak dari ketangkasan anak anak dalam melaksanakan kegiatan berbagai mata lomba,” ucapnya.

Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan positif seperti lomba sangat membantu orang tua dalam menanamkan mental serta jiwa anak untuk tampil di atas panggung.

“Anak-anak ini sangat berpotensi untuk menjadi pemimpin kedepannya tinggal bagaimana peran orang tua dalam mendampingi tumbah kembangnya”, tutupnya.

Laporan: LPW Bima Raya dan KPAD Desa Rite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Us

Follow us on Facebook Subscribe us on Youtube Contact us on WhatsApp